Presiden Jokowi Menghadiri Rakor Pengendalian Program Pemberdayaan Masyarakat Desa


  Selasa, 09 Oktober 2018 Berita DITJENPPMD

SUMUT. Rapat Koordinasi Pengendalian Program Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam di hadiri Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo bersama istri, Iriana Joko Widodo beserta para Menteri Kabinet Kerja. (08/10/2018).

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo Menyampaikan kepada seluruh pihak lintas sektor agar fokus pada Pembangunan Infrastruktur Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

“Saya titip dana yang seperti ini harus tepat sasaran sesuai dengan hasil Musyawarah Desa dan mengutamakan prioritas masyarakat desa. Oleh sebab itu, ada pendamping desa dan Pegiat Desa, pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat desa tidak boleh setengah-setengah dan tidak boleh basa basi karena dana desa sudah digelontorkan sebanyak Rp. 187 Triliun, ini harus betul bermanfaat,” Ungkapanya.

Disampaikan Bapak Jokowi ke Kepala desa, Pendamping Desa, Guru PAUD, Posyandu, PKK, Pendamping PKH, Karang Taruna, Fasilitator Generasi Sehat Cerdas dan lainnya terdiri :

  1. Kegiatan di desa harus terintegrasi dan konvergen sehingga dana desa manfaatnya akan dirasakan tidak hanya setahun dan dua tahun saja bahkan bisa 5 atau sepuluh tahun; dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan komponen terkait bisa bersama-sama memanfaatkan;
  2. Memantau penggunaan dana desa. “Semoga penggunaanya betul bermanfaat bagi rakyat;
  3. Ada enam negara ingin belajar pada kita, bagaimana mengelola. Manfaat dana desa ini untuk apa, bagaimana bisa menggerakan ekonomi? Jangan sampai mereka belajar sama kita, eh ternyata dana desa itu pemanfaatannya kurang.

 

Foto.1. Menko PMK, Puan Maharani 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, ibu Puan Maharani mengatakan sesuai arahan presiden, pendampingan desa dan pengawasannya terus ditingkatkan. Tahun depan, anggaran desa ditingkatkan dari Rp. 60 triliun menjadi Rp. 73 triliun.

“Kualitas pekerja pendamping desa kami perbaiki dari tadi yang di pusat dan dialihkan di Provinsi, hingga diseleksi menggunakan sistem online,” katanya.

Selain itu, pendampingan juga dilakukan dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dengan sosialisasi serta meningkatkan kapasitas pendamping desa.

 

Foto.2. Mendes bersama Presiden Joko Widodo

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Eko Putro Sandjojo menyampaikan “konsentrasi fokus membangun infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakata Desa, tapi ke depan penting bagi kita untuk membangun sumber daya manusia, menyiapkan anak-anak, kesehatan, dengan 4 Program Prioritas Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI terdiri 1. Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), 2). Pengembangan Ekonomi Rakyat, termasuk Bumdes (Badan Usaha Milik Desa), 3).  Embung Desa, dan 4). Sarana Olah Raga.

Usai melakukan kunjungan Rapat Koordinasi dengan masyarakat para pendamping desa Se provinsi Sumatera Utara  di Balairoom  Lubuk Pakam, Presiden bersama Istri beserta para Menteri dan juga Gubernur Sumatera melanjutkan Perjalanan mengunjungi Pondok Pesantren Mawaridussalam di Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang kuis Kabupaten Deli Serdang  dan sekaligus meresmikan Bank Wakaf yang ada di Pesantren tersebut.