DITJEN PPMD MENDUKUNG KAMPUNG SEJAHTERA DI KABUPATEN MALAKA


  Kamis, 04 Oktober 2018 Berita DITJENPPMD

Kabupaten Malaka terletak pada Geografis di daratan Pulau Timor Propinsi Nusa Tenggara Timur adalah di bagian paling selatan  dan berbatasan langsung darat dengan  Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Kecamatan yang berbatasan darat adalah Kecamatan Kobalima Timur  dengan  Desanya  yang berbatasan darat dengan RDTL adalah Desa Alas Utara, Kota Biru, Alas dan Alas Selatan,

Kabupaten Malaka sebagai pilot projek menjadi kampung sejahtera yang telah di canangkan pada 14 Nopember 2017 oleh Organisasi Solidaritas Era Kabinet Kerja  (OASE) dimana Desa Alas Selatan Jumlah penduduk 2.744 jiwa yang terdiri atas 675 Kepala Keluarga, sedangkan Desa Barada jumlah penduduk 825 jiwa yang terdiri atas 230 Kepala Keluarga, dengan Jumlah layanan pendidikan di Desa Alas Selatan terdapat 1 PAUD, 3 SD dan 1 SMP, sedangkan di Desa Barada terdapat 1 PAUD, 2 SD. Di Desa Barada angka putus sekolah atau tidak melanjutkan ke SMP cukup tinggi, mengingat jarak tempuh ke SMP dan SMA relative sulit dijangkau,

Desa Alas Selatan memiliki Kelompok Posyandu berjumlah 6 Kelompok dan di Desa Barada 2 Kelompok Posyandu yang memberikan layanan periksaan  kesehatan masyarakat oleh Bidan Desa, dan Jumlah Kepala Keluarga Miskin yang mendapatkan PKH di desa Alas Selatan berjumlah 185 dari Jumlah Penduduk Miskin KK 573 dan di Desa Barada berjumlah 169  dari Jumlah Penduduk Miskin KK 213.

Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI ikut serta pada Desa Alas Selatan dan Desa Barada melalui kegiatan sebagai berikut :

1. Pemberdayaan Masyarakat Desa berdasarkan akses peningkatan Kapasitas masyarakat (Lokal Desa) untuk pendampingan,

2. Pelayanan Sosial Dasar

  • Kegiatan Generasi Sehat Cerdas Direktorat Pelayanan Sosial Dasar
    1. Kegiatan Generasi Sehat Cerdas tahun 2012 – 2018 di Desa Barada Total Rp. 507.068.594,- dan Desa Alas Selatan Total Rp. Rp. 2.007.156.650,-
    2. Pemetaan potensi dan permasalahan sosial dasar disetiap dusun melalui kegiatan GSC,
    3. Peta masalah untuk Pencegahan stunting melalui kegiatan GSC,
    4. Peningkatan kapasitas kader dan penguatan kemandirian Posyandu melalui kegiatan GSC.
  • Kegiatan Peningkatan Akses Layanan Sosial Dasar, melalui
    1. Pembentukan dan pengembangan Kelembagaan Rumah Desa Sehat dalam rangka Pencegahan Stunting,
    2. Pelaksanaan Festival Pelayanan Sosial Dasar : ”Peningkatan Kapasitas Guru Paud, Lomba Mewarnai, Lomba Busana Budaya Lokal dan Lomba Isi Piringku dengan Makanan Lokal”.

3. Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa

  • Pembangunan Embung Desa di Desa Barada sebanyak 1 unit dan Desa Alas Selatan sebayak 1 unit,
  • Pengembangan desa wisata di Desa Alas Selatan,

4. Pendayagunaan SDA dan TTG

  • Peningkatan kapasitas SDM dan produksi hasil pertanian,
  • Pengadaan hand traktor sebanyak 2 unit,
  • Pengadaan pemipil jagung sebayak 2 unit,

5. Pengembangan Usaha Ekonomi Desa

  • Pendampingan pembentukan bumdes,
  • Penjajagan potensi ketersediaan pasar desa,

harapan kepada masyarakat desa Barada dan Alas Selatan untuk merawat dan menjaga infrastruktur yang dibangun di dua desa tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menghimbau kepada masyarakat untuk memberdayakan diri sendiri dan potensi alam yang tersedia.