Yang Terbaik Yang Terbatik Kementerian Desa PDTT


  Senin, 05 Oktober 2020 Berita DITJENPPMD

Dalam rangka mendukung Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi meluncurkan Gerakan “Yang Terbaik Yang Terbatik” sekaligus untuk mendorong Gerakan Cinta Batik Nasional.

"Ini adalah satu kegiatan untuk meningkatkan produktivitas dalam negeri. Untuk meningkatkan rasa kepemilikan terhadap produk-produk Indonesia," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers secara virtual dari Kemendes PDTT, di Jakarta, Jumat.

Beliau mengatakan bahwa peluncuran gerakan "Yang Terbaik Yang Terbatik", yang diwujudkan dengan serangkaian acara peluncuran hingga pelatihan batik tersebut merupakan upaya Kemendes PDTT bersama kementerian lain untuk meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap batik sebagai warisan budaya bangsa.

Di tengah pandemi COVID-19, gerakan tersebut bermaksud untuk mendorong perekonomian masyarakat dengan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kebanggan terhadap batik yang kemudian membeli berbagai produk-produk batik tersebut.

Adapun rangkaian kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam gerakan "Yang Terbaik Yang Terbatik" untuk memperingati Hari Batik Nasional antara lain adalah kegiatan memakai batik selama satu bulan yang dilaksanakan oleh seluruh pejabat dan staf di Kemendes PDTT pada 25 September hingga 25 Oktober 2020.

Kemudian, Kemendes PDTT juga mengadakan kegiatan "Nge-Gowes Berbatik" yang dilaksanakan setiap Jumat dari 25 September hingga 30 Oktober 2020 dengan tujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa batik dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, termasuk kegiatan olahraga rekreasi bersepeda.

Para peserta dalam kegiatan bersepeda tersebut menggunakan kaus batik dan membawa bendera berbahan kain bermotif batik dan selama bersepeda tetap diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Jumat, 2 Oktober 2020 sebagai puncak acara Hari Batik Nasional, Kemendes PDTT mengadakan Grand Launching Hari Batik Nasional yang kegiatannya meliputi pencanangan belanja batik secara daring, peragaan busana batik secara virtual, gerakan memviralkan batik dan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kemendes PDTT dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berikutnya, ada acara pelatihan membatik baik secara langsung maupun secara virtual dengan menjalin kerja sama dengan Asosiasi Batik Indonesia. Dilanjutkan dengan pameran batik secara virtual dengan menampilkan beragam motif batik dari seluruh Indonesia dan diakhiri dengan penutupan peringatan Hari Batik Nasional pada 17 Oktober 2020 di Kemendes PDTT.

Menteri Desa, PDTT menyampaikan bahwa seluruh rangkaian  acara ini dalam rangka meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap budaya bangsa Indonesia.