KALIMANTAN BARAT DALAM UPAYA PERCEPATAN PEMBANGUNAN DESA


  Rabu, 24 Juni 2020 Berita DITJENPPMD

Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu Provinsi yang memiliki strategi kuat dalam upaya percepatan pembangunan Desa. Melalui Indeks Desa Membangun, Pemerintah Daerah dapat mengetahui status kemandirian Desa di wilayahnya disertai dengan arahan serta rekomendasi upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan status Desa di wilayahnya. Tahun 2019, Provinsi Kalimantan Barat menerbitkan Peraturan Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Nomor 1 Tahun 2019 tentang percepatan peningkatan status kemajuan dan kemandirian Desa. Hal tersebut dimaksudkan sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan dalam upaya percepatan peningkatan status kemajuan dan kemandirian desa dalam rangka mendukung upaya Pemerintah dalam mengubah Desa Sangat Tertinggal dan Desa Tertinggal menjadi Desa Berkembang serta dari Desa Berkembang dan Desa Maju menjadi Desa Mandiri.

Tahun 2020, Provinsi Kalimantan Barat menetapkan target Desa Mandiri 197 Desa, mengalami peningkatan yang pesat dari target di tahun 2018 ditetapkan hanya 1 Desa Mandiri. Berpedoman pada Peraturan Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Nomor 1 tahun 2019, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membangun sinergi dengan seluruh stakeholder terkait dengan indikator – indikator yang ada dalam pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM), termasuk dengan TNI dan POLRI. Seluruh OPD di Provinsi Kalimantan Barat bekerja dalam Tugas dan Fungsinya terkait dengan peningkatan indikator – indikator IDM di Desa. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama TNI membuka Desa yang masih terisolir, membangun fasilitas air bersih dan bersama POLRI ikut serta dalam mengembangkan aspek Indeks Ketahanan Lingkungan.

Hasil pengukuran IDM Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 menunjukkan 87 Desa Mandiri, 188 Desa Maju, 767 Desa Berkembang, 782 Desa Tertinggal dan 207 Desa Sangat Tertinggal. Dengan adanya hasil pengklasifikasian Status Desa tersebut, memudahkan Pemerintah Desa dalam perencanaan pembangunan. Pemerintah Desa dapat melakukan analisa terkait indikator-indikator yang harus diberikan perhatian khusus dan menjadi konsentrasi utama dalam menyusun dan membuat program strategis Desa untuk meningkatkan status Desa pada pada pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) tahun berikutnya.

Perkembangan IDM Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020 per tanggal 24 Juni 2020 melalui website idm.kemendesa.go.id, Provinsi Kalimantan Barat telah mencapai 100% penginputan IDM. Adapun hasil pengukuran IDM tahun 2020 mengalami peningkatan yang besar dari tahun 2019 yaitu 214 Desa Mandiri, 332 Desa Maju, 907 Desa Berkembang, 556 Desa Tertinggal dan jumlah Desa Sangat Tertinggal turun sangat jauh menjadi hanya 12 Desa. Pada penandatanganan Berita Acara Provinsi tanggal 22 Juni 2020 di Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, melalui Humas Provinsi Kalimantan Barat, Gubernur Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan Program Warung Desa sebagai salah satu upaya untuk menjadikan desa-desa di Provinsi Kalimantan Barat menjadi Desa Mandiri. Ide yang diantarkan adalah Warung Desa ini akan menjadi modal dasar penguatan ekonomi desa yang akan terus dikembangkan mengarah pada terbentuknya BUMDes. Dengan alur roda perekonomian Desa yang akan dibangun tersebut, Gubernur Provinsi Kalimantan Barat berkeyakinan Desa-Desa di Provinsi Kalimantan Barat akan menjadi Desa Mandiri dan masyarakatnya sejahtera.

Keberhasilan Provinsi Kalimantan Barat dapat tercapai utamanya karena adanya komitmen yang kuat dari seluruh stakeholder, mulai dari TNI, POLRI, Kepala Daerah yakni Gubernur, Bupati, Camat, Kepala Desa, seluruh OPD terkait serta kesungguhan dan peran serta dari Tenaga Pendamping Profesional se-Provinsi Kalimantan Barat dalam melakukan pendampingan dalam rangka Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa sehingga mempermudah dalam pengukuran update Data IDM Tahun 2020.